Jumat, 11 Juli 2014

Pekerjaan Rumah

Seorang teman bertanya kepada saya, “Emang target rumah bacanya buat siapa sih?”

Pertanyaan yang bagus. Setelah berpikir sejenak, saya lalu menjawab, “Untuk anak-anak dan remaja tanggung”.

Ia kembali bertanya demi mempertajam jawaban saya, “Rentang usianya?”.

“Kira-kira dari usia TK nol besar sampai SMP kelas tiga, lah”, jawaban saya terdengar kurang meyakinkannya. Menangkap roman yang tidak meyakinkan di wajahnya, saya coba memperbaiki jawaban saya supaya lebih terukur lagi.

“50% anak SD, 20% anak SMP, 20% anak SMA, dan sisanya 10% untuk umum”, rinci saya dengan angka-angka supaya keliatan lebih keren. Ia tampaknya puas dengan jawaban saya dan kembali bertanya.

“Bagaimana dengan koleksi bukunya? Apakah sudah sesuai dengan target yang barusan?”

Deg! Bener juga ya! Gedubrak-gedabruk bikin rencana muluk-muluk padahal koleksi bukunya masih jauh dari target yang hendak saya bidik. Saya baru tersadar jika koleksi buku saya bisa dibilang 98% -nya adalah buku-buku orang dewasa. Tercatat hanya ada beberapa buku anak-anak yang sudah rusak, beberapa puluh majalah anak dan bisa dibilang hanya satu dua buku-buku untuk remaja. Sebenarnya dulu sempat ada banyak buku-buku untuk remaja, tapi sudah saya lungsurkan ke Perpustakaan MIM.

Pertanyaan teman saya itu lalu menghadirkan pekerjaan rumah baru bagi saya: menyediakan buku dan bahan bacaan untuk anak-anak dan remaja tanggung. Buku-buku apa saja? Saya belum tahu. Malam ini saya masih berselancar di dunia maya untuk mencari referensi yang cocok sekaligus berburu buku-buku dalam bentuk joblot yang berharga miring.

Baiklah, pekan ini hunting buku untuk anak-anak dan remaja. [rbjendelailmu]


Luwuk, Juli 2014 

0 komentar:

Posting Komentar